Bimtek Keamanan Pangan Bagi Pelaku Usaha PIRT

0
46

Hingga saat ini, telah banyak industri skala kecil hingga skala menengah yang terdaftar sebagai IRTP dengan nomor pangan industri rumah tangga. Namun, berdasarkan hasil pengawasan dan hasil kajian yang telah dilakukan oleh BPOM masih banyak ditemukan pemberian SPP-IRT yang belum memenuhi ketentuan seperti pelaku usaha wajib mengikuti Penyuluhan Keamanan Pangan dengan nilai minimal 60 (enam puluh), sarana Produksi Pangan diperiksa dengan hasil pemeriksaan tergolong level I dan II serta jenis pangan yang didaftarkan sesuai dengan yang tercantum dalam peraturan.

Berdasarkan hal tersebut di atas, maka dalam rangka meningkatkan pemahaman pemilik sarana IRTP dan menjamin mutu keamanan pangan yang dihasilkan, pada tanggal 6 Juli 2022 dilaksanakan kegiatan Bimbingan Teknis atau Penyuluhan Keamanan Pangan bagi Pemilik Sarana IRTP dengan materi antara lain Pedoman Pemberian Sertifikat Produksi Pangan Industri Rumah Tangga (SPP-IRT), Cara Produksi Pangan yang Baik untuk Industri Rumah Tangga Pangan, dan Tata Cara Pemeriksaan Sarana Industri Rumah Tangga yang dilanjutkan dengan ujian tertulis mengenai materi tersebut untuk menilai sejauh mana pemahaman pelaku usaha terhadap keamanan pangan.

Narasumber pada kegiatan ini adalah Kepala Bidang Peningkatan Kapasitas SDM dan Fasilitas Pelayanan Kesehatan, Sub Koordinator Kesehatan Lingkungan, Sub Koordinator Farmasi, Perbekalan Kesehatan dan Makanan Minuman. Sasaran dari kegiatan ini diprioritaskan bagi pemilik atau penanggung jawab IRTP yang belum pernah mengikuti penyuluhan Keamanan Pangan dan sedang dalam tahap pemenuhan komitmen dalam rangka penerbitan SPP-IRT.

Diharapkan setelah kegiatan ini, produk pangan olahan IRTP diproduksi berdasarkan standar keamanan Pangan sesuai dengan ketentuan perundang-unangan yang berlaku dan pemahaman pemilik sarana IRTP tentang cara produksi pangan yang baik meningkat.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.